Dua Ruko di Kampung Sanggaria Arso 1 Keerom Ludes Terbakar

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 05:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom,realitapapua.com – Dua unit rumah toko (ruko) di Kampung Sanggaria, Arso 1, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, hangus terbakar pada Minggu sore (26/10/2025) sekitar pukul 17.35 WIT. Kebakaran yang diduga berawal dari ruko milik Haji Tekad (63), sebuah toko bangunan, ini menghanguskan seluruh bangunan karena konstruksi yang sebagian besar terbuat dari kayu.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Ruko yang terdampak adalah milik Haji Tekad dan Eko (65), keduanya warga Kampung Sanggaria Arso 1.

Kobaran api berhasil dikuasai dan dipadamkan berkat kerja sama sigap antara personel Polres Keerom, masyarakat setempat, serta bantuan mobil pikap bertandon air dan truk tangki. Warga bahu-membahu menggunakan peralatan seadanya untuk memadamkan api dan mencegah perambatan ke bangunan lain.
Kapolres Keerom, AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Insan Pers Jayapura Gelar Natal 2024 dan Tahun Baru 2025: Pererat Tali Silaturahmi dan Persaudaraan

“Begitu menerima laporan, personel Polres Keerom langsung kami turunkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan area sekitar agar api tidak menjalar ke bangunan lain,” ujar Kapolres.

Penyelidikan dan Imbauan Waspada
Kapolres menegaskan bahwa saat ini tidak ada korban jiwa, namun Unit Reskrim bersama Inafis Polres Keerom masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Baca Juga :  Cipta Kondisi Jelang Pilkada Polda Papua Gelar Razia di Tempat Hiburan Malam

“Dugaan sementara api berasal dari salah satu ruko yang digunakan untuk usaha toko bangunan, namun kepastian penyebabnya masih akan kami dalami,” tambahnya.

Kapolres Keerom mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam memeriksa instalasi listrik dan menjauhkan bahan-bahan mudah terbakar dari sumber api baik di tempat usaha maupun tempat tinggal.

“Kami mengimbau seluruh warga Keerom untuk selalu memastikan keamanan instalasi listrik dan tidak meninggalkan kompor atau alat listrik menyala tanpa pengawasan. Kesigapan dan kerja sama masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah kejadian serupa,” tutupnya.( Redaksi)

Berita Terkait

543 Orang Diduga Terdampak MBG di Depapre, Bupati Jayapura: 423 Sudah Pulang
Kapolres Jayapura: Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Depapre Tunggu Hasil Lab
Sempat Mengungsi, 55 Pekerja Tambang Boven Digoel Diberangkatkan ke Jayapura Via Merauke
Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Jadi Korban
TNI Hadir Sebagi Sahabat Warga, Intip Momen Hangat Satgas Yonif 136/TS Anjangsana di Puncak Jaya
Program CSR Unggulan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong 5 Penghargaan ISRA 2026
Polda Papua Menerjunkan Tim Labfor Usut Insiden Gangguan Kesehatan Massal di Depapre
Hangatnya Kebersamaan Satgas Yonif 136 dan Warga Kampung Alukme Lewat Anjangsana
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:25 WIB

543 Orang Diduga Terdampak MBG di Depapre, Bupati Jayapura: 423 Sudah Pulang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Kapolres Jayapura: Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Depapre Tunggu Hasil Lab

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Sempat Mengungsi, 55 Pekerja Tambang Boven Digoel Diberangkatkan ke Jayapura Via Merauke

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Jadi Korban

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:12 WIB

TNI Hadir Sebagi Sahabat Warga, Intip Momen Hangat Satgas Yonif 136/TS Anjangsana di Puncak Jaya

Berita Terbaru