Keerom,realitapapua.com – Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Bhabinkamtibmas hadir di Kampung Tatakra, Distrik Web, Kabupaten Keerom, untuk mengibarkan bendera Merah Putih bersama masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk menggelorakan semangat nasionalisme di wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.
Bhabinkamtibmas Kampung Tatakra, Brigadir Polisi Ryan Satria, menyerahkan bendera Merah Putih kepada Kepala Suku Yan Ball dan tokoh masyarakat lainnya. Pengibaran bendera ini menjadi simbol cinta tanah air dan persatuan, meskipun akses menuju kampung ini terbilang sulit dan hanya bisa ditempuh dengan helikopter atau berjalan kaki selama 3-4 jam melewati medan yang berat.
“Meski berada di perbatasan, semangat kemerdekaan masyarakat Tatakra tidak padam,” ujar Brigpol Ryan.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan masih terus diupayakan agar pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan bisa lebih mudah diakses oleh warga.
Selain membagikan bendera, Brigpol Ryan juga melakukan patroli dialogis untuk menyapa dan berinteraksi dengan masyarakat serta anak-anak setempat.
Kasat Binmas Polres Keerom, Iptu Budi Wahyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan menyatu dengan masyarakat, terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
“Peringatan Hari Kemerdekaan adalah momen sakral yang harus dirasakan oleh seluruh warga negara Indonesia. Polres Keerom hadir di tengah masyarakat perbatasan untuk memastikan semangat kebangsaan tetap berkobar,” tegas Iptu Budi.
Polres Keerom juga terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kampung Tatakra demi menunjang kualitas hidup masyarakat di sana.( Redaksi)









