TNI Prajurit Kian Santang Hadir di Tengah Duka Warga Jita, Mimika

- Jurnalis

Minggu, 21 September 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mimika, realitapapua.com — Suasana duka menyelimuti Distrik Jita, Kabupaten Mimika, setelah kabar meninggalnya anak Alex Patae, seorang pelajar asal Jita yang tengah menuntut ilmu di Timika, akibat kecelakaan tragis dengan truk.

Sebagai bentuk empati dan kepedulian, prajurit Satgas Yonif 301/Prabu Kian Santang (PKS) Pamobvitnas PT Freeport Indonesia hadir langsung di rumah duka keluarga almarhum, Bapak Yeremias. Kunjungan anjangsana yang berlangsung pada Minggu (21/9) ini dipimpin oleh Danpos Jita, Letda Inf Naufal Ammar Muwaffaq, bersama sejumlah anggota Pos Jita.

Baca Juga :  Jangkau Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Tinggi Nambut

“Kami hadir untuk mendoakan almarhum dan menguatkan keluarga. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut merasakan suka duka masyarakat,” ujar Letda Naufal.

Dansatgas Yonif 301/PKS, Letkol Inf Arie Tetuko, S.I.P., M.I.P., menambahkan bahwa kehadiran prajurit dalam momen duka ini merupakan wujud solidaritas dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan serta kearifan lokal.

Baca Juga :  67 Tahun Melayani Papua, Uskup Jayapura Terpukul Insiden Pembakaran Pesawat AMA

Tradisi pemberian sembako dalam suasana duka di Papua, menurutnya, bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga simbol kebersamaan dan penghargaan terhadap budaya masyarakat setempat.

Kehadiran prajurit Kian Santang di tengah duka masyarakat Jita menjadi bukti bahwa TNI senantiasa hadir bersama rakyat, tak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam momen-momen kemanusiaan yang menyentuh hati. ( Redaksi)

Berita Terkait

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:45 WIB

Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.

Berita Terbaru