TNI-Polri Gelar Razia Di Puncak Jaya Ribuan Anak Panah Dan Senjata Tradisional Diamankan

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 00:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Jaya, realitapapua.com – Guna mencegah aksi saling serang yang berpotensi menimbulkan konflik baru antara dua kubu massa pendukung paslon 01 dan 02, Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare,memimpin langsung razia alat perang di Kota Mulia dan sekitarnya pada Minggu (09/03/2025). Operasi ini mengamankan ribuan senjata tradisional serta menandai langkah tegas TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Kegiatan razia melibatkan ratusan personel gabungan dari Polres Puncak Jaya, Kodim 1714/PJ, Brimob Polda Papua Tengah, serta Satgas Yonif Raider 715/MTL dan Yonif Raider 112/DJ. PJ Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, serta pejabat utama Polda Papua Tengah turut hadir mendukung pelaksanaan kegiatan ini. “Hari ini kami bersama-sama melanjutkan kegiatan razia alat perang. Beberapa panglima perang dari kedua kubu telah kami amankan, yaitu satu orang dari kubu 02 dan dua orang dari kubu 01,” jelas Brigjen Pol. Alfred Papare.

Baca Juga :  Dorong Prestasi Atlet, Kapolda Papua Resmikan Lapangan Tembak Bhara Daksa

Razia yang berlangsung hingga sore hari ini berhasil mengamankan barang-barang berbahaya yang berpotensi menjadi alat konflik. Temuan aparat meliputi 3.700 anak panah, 250 busur panah, 275 tali busur, delapan ketapel, enam parang, dua kapak, dua senapan angin, serta delapan atribut pakaian perang. Barang bukti ini kini diamankan di Mapolres Puncak Jaya dan akan segera dimusnahkan.

Kapolda Papua Tengah menegaskan pentingnya langkah tegas dalam menghentikan konflik. “Perang ini hanya membawa kerugian besar, termasuk korban jiwa, kerusakan properti, bahkan pembakaran fasilitas umum seperti sekolah. Kami tidak akan lagi berkompromi untuk menyelesaikan konflik secara adat. Jika kedua paslon terbukti terlibat langsung, kami akan proses hukum,”tegas Brigjen Alfred Papare.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pendulang Tertimbun Longsor di Jayapura

PJ Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, menegaskan dukungan penuh terhadap langkah TNI-Polri. “Tujuan kami jelas, ingin masyarakat di Kota Mulia hidup aman dan damai. Kegiatan razia ini sangat penting agar perang tidak lagi terjadi,” ujarnya.

Kapolda Papua Tengah juga menyerukan kepada tokoh adat, agama, dan masyarakat untuk bersama-sama memupuk kesadaran akan dampak buruk konflik. “Kami mengimbau agar tidak ada lagi yang membawa alat perang atau senjata tajam. TNI-Polri hadir untuk memastikan keamanan dan ketertiban terus terjaga,” tutupnya.

Operasi ini menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam menciptakan kedamaian di Kabupaten Puncak Jaya. Dengan komitmen bersama, diharapkan wilayah ini dapat kembali menjadi tempat yang aman bagi semua warganya.( Redaksi)

Berita Terkait

Diduga Akibat Korsleting Genset, Puluhan Rumah di Mappi Ludes Terbakar
TSUBASA, Satgas Yonif 136/TS Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Belajar bagi Siswa SD Pagaleme
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Karyawan PT Freeport di Mimika, Tiga Orang Turut Diamankan
Resmi Jadi Bintara TNI AD, 98 Prajurit Dibekali Pesan Tegas Pangdam Cenderawasih
Ini 7 Pelanggaran Utama yang Disasar dalam Operasi Patuh Cartenz 2026 di Papua
Polsek Abepura Gerebek Judi Sabung Ayam di Belakang Pasar Youtefa, Pelaku Kocar-kacir Kabur
Kota Sorong Pacu Pembangunan KNMP Tanjung Kasuari, Dorong Produktivitas Nelayan
Warga Kampung Tinggi Nambut Sambut Antusias Layanan Kesehatan dari Satgas Yonif 136/Tuah Sakti
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Diduga Akibat Korsleting Genset, Puluhan Rumah di Mappi Ludes Terbakar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:25 WIB

TSUBASA, Satgas Yonif 136/TS Hadirkan Kebahagiaan dan Semangat Belajar bagi Siswa SD Pagaleme

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Karyawan PT Freeport di Mimika, Tiga Orang Turut Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Resmi Jadi Bintara TNI AD, 98 Prajurit Dibekali Pesan Tegas Pangdam Cenderawasih

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Ini 7 Pelanggaran Utama yang Disasar dalam Operasi Patuh Cartenz 2026 di Papua

Berita Terbaru