Soal Dugaan Keracunan MBG di Depapre, Kapolres Jayapura: Kami Masih Tunggu Uji Laboratorium

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani ,realitapapua.com – Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan meninjau langsung penanganan korban dugaan insiden Makan Bergizi Gratis (MBG) di Puskesmas Depapre dan Rumah Sakit Youwari, Selasa (4/8/2026) malam. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh unsur Pemkab, TNI, Polri, dan tenaga kesehatan sigap memberikan pertolongan darurat.

Hingga pukul 23.30 WIT, jumlah warga yang datang ke fasilitas kesehatan masih terus bertambah dengan keluhan mual dan pusing. Korban yang terdampak mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Meski begitu, pihak kepolisian menegaskan belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kejadian tersebut.

Baca Juga :  Delapan BPD Wilayah Timur Sepakati Langkah Strategis Hadapi Munas FKDK BPDSI

“Kami belum bisa menyatakan ini kasus keracunan karena masih membutuhkan kajian dan analisis laboratorium. Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan nyawa korban,” tegas AKBP Dionisius di lokasi peninjauan.

Guna mengantisipasi lonjakan pasien, pemerintah daerah bersama TNI-Polri mengerahkan seluruh sumber daya. Rumah Sakit Youwari disiagakan sebagai pusat rujukan utama dengan dukungan penuh dari puskesmas di wilayah Sentani dan sekitarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, menjelaskan bahwa penanganan medis menerapkan sistem triase dengan mengaktifkan delapan puskesmas. Seluruh layanan Unit Gawat Darurat (UGD) dioptimalkan, serta berkoordinasi langsung dengan RS Youwari, RS Dian Harapan, dan RS Kemenkes untuk pasien yang membutuhkan perawatan spesialis.

Baca Juga :  Tembus Kabut Gurage, Prajurit Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Patroli Simpatik dan Layanan Kesehatan

Kapolres memastikan situasi keamanan di wilayah Depapre dan Sentani tetap kondusif serta mengapresiasi warga yang saling bahu-membahu membantu proses evakuasi. Hingga saat ini, proses pendataan dan penanganan medis masih terus berjalan intensif. ( Redaksi)

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136 Pos Nume Gelar Anjangsana ke Rumah Warga Onendu
Polda Papua Pastikan Situasi Kondusif Pasca-Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Diimbau Bijak Bermedia Sosial
Kapolda Papua Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan 13 Kapolres, Perkuat Kinerja Organisasi
Aksi OPM Tembak Pekerja Jalan di Tolikara: 4 Meninggal, Satgas Yonif 136/TS Evakuasi Korban
Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Pos Kalome Yonif 136/TS Gelar Anjangsana ke Rumah Warga
Aksi Penyampaian Aspirasi Berjalan Damai, Kapolresta Jayapura Kota: Aktivitas Warga Normal
Massa KNPB Gelar Aksi di Jayapura, Aparat Keamanan Pasang Barikade Ketat
4 Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak OPM
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Pererat Silaturahmi, Satgas Yonif 136 Pos Nume Gelar Anjangsana ke Rumah Warga Onendu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Soal Dugaan Keracunan MBG di Depapre, Kapolres Jayapura: Kami Masih Tunggu Uji Laboratorium

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Polda Papua Pastikan Situasi Kondusif Pasca-Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Diimbau Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Kapolda Papua Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan 13 Kapolres, Perkuat Kinerja Organisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Aksi OPM Tembak Pekerja Jalan di Tolikara: 4 Meninggal, Satgas Yonif 136/TS Evakuasi Korban

Berita Terbaru