Sekretaris Sinode Kingmi Papua Ajak Warga Jaga Kedamaian dan Tolak Provokasi

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Sekretaris Sinode Kingmi Papua, Pendeta Yonas Wenda, menyerukan kepada seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga kedamaian dan menolak segala bentuk provokasi yang bisa memicu konflik.

Imbauan ini disampaikannya sebagai wujud keprihatinan atas potensi kerawanan di Tanah Papua. Dalam pernyataannya pada Kamis (19/9), Pendeta Yonas Wenda menekankan pentingnya menghormati sesama manusia.

“Sebagai orang asli Papua dan pendeta, saya sampaikan bahwa menghormati setiap manusia adalah kewajiban hati nurani kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Tolikara Hanguskan Ratusan Kios dan Rumah ,Kerugian Ditaksir Capai Miliaran

Ia juga menambahkan bahwa berdoa di rumah dan beribadah di gereja jauh lebih aman dan bermakna daripada turun ke jalan yang berisiko memancing konflik.

Pendeta Yonas juga berpesan kepada para aktivis HAM dan pihak-pihak yang peduli terhadap keadilan agar mengedepankan ketenangan dalam menyuarakan aspirasi.

Ia yakin bahwa suara para pendeta sudah banyak menyentuh hati masyarakat, sehingga peran mereka dalam menjaga harmoni sangatlah krusial.

Baca Juga :  Polri dan TNI Gelar Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam Kota Jayapura, Pastikan Situasi Kondusif

“Jagalah Papua, supaya tidak terpecah oleh provokasi atau ajakan yang dapat memperburuk situasi kedamaian. Gunakan kata-kata yang menyembuhkan, bukan yang menimbulkan luka baru,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Pendeta Yonas Wenda menegaskan komitmennya untuk terus mendorong terciptanya Papua yang damai. Ia menutup pesannya dengan doa, “Tuhan Yesus memberkati.”

( Redaksi)

Berita Terkait

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:45 WIB

Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.

Berita Terbaru