Jayapura,realitapapua.com — Pasca dilumpuhkannya salah satu pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, situasi di ibukota kabupaten kini terpantau aman dan terkendali. Aparat gabungan memastikan stabilitas keamanan wilayah terjaga melalui peningkatan patroli dan strong point.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, membenarkan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Yahukimo ditingkatkan pasca pelumpuhan pimpinan KKB di wilayah tersebut.
“Peningkatan pengamanan ini adalah tindak lanjut dari analisis dan evaluasi situasi keamanan di wilayah Yahukimo,” ujar Kombes Pol Cahyo Sukarnito senin (10/11/2025)
Personel gabungan dari Polres, Satuan Brimob, dan Satgas Operasi Damai Cartenz terus bersiaga di Yahukimo. Patroli intensif dan strong point masih rutin dilaksanakan di sejumlah titik untuk menjaga situasi agar tetap kondusif.
Kegiatan pengamanan serupa yang berfokus pada tindakan tegas dan terukur juga akan diterapkan di beberapa titik rawan Yahukimo untuk memastikan stabilitas keamanan.
” Peningkatan patroli dan pendirian pos pengamanan atau strong point dilakukan oleh personel gabungan sebagai langkah antisipasi dan pencegahan gangguan keamanan.” ungkapnya
Aparat memastikan akan terus memantau setiap pergerakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan wilayah.
Sebelumnya, berdasarkan Analisis dan Evaluasi (Anev) Polda Papua per 23 Oktober 2025, kondisi keamanan di Yahukimo menjadi perhatian serius. Tercatat 22 kejadian menonjol yang berdampak signifikan, dengan total 34 korban jiwa.
Sebelumnya, Tim Gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz dan aparat keamanan berhasil melakukan penegakan hukum terhadap salah satu pimpinan KKB di Yahukimo pada Kamis malam (7/11/2025). Pimpinan KKB tersebut diketahui bernama Lipes Sobolim alias Cocor Sobolim alias Junior Bocor Sobolim, yang menamakan dirinya sebagai Komandan Batalyon Semut Merah KKB Kodap Yahukimo. ( Redaksi)









