Pasca-Kericuhan Stadion Lukas Enembe: Polda Papua Terima 28 Laporan Polisi, Didominasi Kasus Curanmor

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapuacom – Kepolisian Daerah (Polda) Papua merilis perkembangan terbaru terkait penanganan perkara pasca-kerusuhan yang pecah dalam laga sepak bola antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, mengungkapkan bahwa hingga Senin (11/5/2026), pihak kepolisian telah menerima puluhan laporan dari masyarakat maupun personel kepolisian yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Kombes Pol. Cahyo menjelaskan bahwa laporan tersebut merupakan hasil tindak lanjut dari imbauan Polda Papua dan Polres jajaran agar masyarakat segera melaporkan segala bentuk kerugian yang dialami.

Baca Juga :  Pemancing Yang Jatuh Saat Memancing di Dermaga Poumako Timika Ditemukan Meninggal Dunia

“Per hari ini, berdasarkan imbauan kami kepada masyarakat, telah terhimpun sebanyak 28 Laporan Polisi (LP) terkait kerugian yang ditimbulkan akibat kericuhan tersebut,” ujar Cahyo dalam keterangannya.
Rincian Klasifikasi Perkara

Berdasarkan data yang dihimpun, tindak kriminalitas didominasi oleh pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di area sekitar stadion. Berikut adalah rincian 28 laporan yang diterima:
16 Laporan: Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor)
8 Laporan: Pembakaran
1 Laporan: Perusakan
1 Laporan: Pengeroyokan
1 Laporan: Pencurian Biasa (Pencurian Ponsel/HP)

Baca Juga :  Hari Kedua Pencarian Korban Kecelakaan Laut Long Boat Bermuatan Karaka di Perairan Puriri Timika Belum Membuahkan Hasil

Pihak kepolisian mencatat bahwa korban yang melapor tidak hanya datang dari kalangan sipil, tetapi juga aparat keamanan yang sedang bertugas saat pengamanan pertandingan.

“Dari total laporan tersebut, pelapor terdiri dari 16 orang warga masyarakat dan 11 orang anggota Polri,” tambah Kabid Humas.

Polda Papua memastikan akan menindaklanjuti seluruh laporan tersebut secara profesional dan melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap para pelaku di balik aksi anarkis dan kriminalitas yang mencoreng sportivitas sepak bola di Tanah Papua tersebut. ( Redaksi)

Berita Terkait

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:40 WIB

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru