Papua Masuk Transisi Musim Hujan: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V mengumumkan bahwa sebagian besar wilayah Papua kini memasuki periode transisi dari musim kemarau menuju musim penghujan.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan intensitas hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Menurut Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah V, Sri Dewi Sundari, peningkatan curah hujan ini dipicu oleh peningkatan pemanasan di permukaan yang mendorong pertumbuhan “awan Cumulonimbus atau awan badai.
Saat ini, sebagian daerah, termasuk Kabupaten Jayapura dan Keerom, telah mulai mengalami periode musim hujan.”ungkap Sri Dewi Sundari di ruang kerjanya Senin( 03/11/2025)

Baca Juga :  Kadiv Hubinter Polri Laksanakan Courtesy Call di Polda Papua

BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat akan melanda beberapa wilayah pada periode tertentu 3-4 November dan 7-9 November 2025: Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen, dan Waropen Semantara 5-6 November 2025 Kabupaten Sarmi, Mamberamo Raya, dan Waropen.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian di Pedalaman, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Pengobatan Gratis di Puncak Jaya

” BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Mengingat kondisi geografis Papua yang memiliki banyak lereng curam, ancaman tanah longsor menjadi serius, terutama saat hujan deras berlangsung lama” katanya

Warga yang bermukim di lereng gunung atau perbukitan diminta untuk segera menjauhi daerah rawan longsor apabila intensitas hujan meningkat. ( Redaksi)

Berita Terkait

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru