Pangdam Cenderawasih Tindak Tegas Oknum TNI Pelaku Kekerasan di Jayawijaya

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih menegaskan komitmennya untuk memproses hukum oknum anggota TNI yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan yang menyebabkan meninggalnya seorang warga bernama Frangki Kogoya di Kabupaten Jayawijaya.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan memastikan bahwa setiap tindakan kekerasan terhadap masyarakat tidak dapat dibenarkan dan pasti ada konsekuensi hukum.

“Apabila terbukti bersalah, pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Pangdam, menekankan bahwa prajurit harus menjunjung tinggi sikap humanis dan menjaga kehormatan sesuai 8 Wajib TNI.
Korban, Frangki Kogoya, meninggal di RSUD Wamena pada Selasa (11/11/2025).

Baca Juga :  Kaka Besar Paulus Waterpauw Dizolimi, Diduga Kuat ada Pihak yang Mau Kuasai SDA

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P, menyampaikan hasil visum menunjukkan korban meninggal akibat luka lebam di tubuhnya, bukan akibat luka tembak seperti isu yang beredar.

” Saat ini, oknum anggota yang terlibat sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cenderawasih di Jayapura.” Tegas Letkol Inf Tri Purwanto,

Baca Juga :  KPU Papua Terima 772 Ribu Surat Suara untuk PSU Pilgub

Kapendam menghimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar dan menjaga situasi tetap kondusif.

” Penanganan kasus ini akan dilakukan secara transparan dan pihaknya terus berkoordinasi dengan keluarga korban demi proses yang adil.” Ungkapnya

( Redaksi)

Berita Terkait

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:45 WIB

Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:34 WIB

Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Berita Terbaru