Nelayan Tenggelam di Perairan Asmat, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

- Jurnalis

Sabtu, 22 Maret 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asmat, realitapapua.com – Insiden tenggelamnya seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Nusantara, Khoirul (23), di perairan Asmat pada Sabtu (22/03/2025) pagi, Korban yang tengah berusaha melepaskan jaring ikan yang terlilit baling-baling kapal diduga tenggelam akibat kuatnya arus laut serta kondisi fisiknya yang tidak mendukung, karena saat melompat ke laut masih mengenakan celana jeans panjang.

Kejadian nahas ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIT di perairan Asmat. Menurut laporan pengelola kapal, Siti Aisyah, korban meloncat ke laut untuk memperbaiki jaring ikan. Namun, arus laut yang kencang dan pakaiannya yang tidak mendukung menyebabkan Khoirul tenggelam. Upaya pencarian oleh rekan-rekan korban dan nelayan setempat pun tidak membuahkan hasil hingga laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika pada pukul 14.00 WIT.

Baca Juga :  Usai Lebaran, Harga Cabai Rawit di Jayapura Meroket hingga Rp150 Ribu per Kilogram

Mendapat laporan, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, segera menginstruksikan Koordinator Pos SAR Asmat, Wagianto, untuk mengerahkan tim SAR gabungan ke lokasi kejadian. Tim yang terdiri dari Rescuer Pos SAR Asmat, TNI AL, dan Pol Air Asmat diberangkatkan menggunakan RIB 85 PK guna melakukan pencarian intensif.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih berada di lokasi kejadian, berupaya keras menemukan korban. Dengan pengalaman dan dedikasi yang tinggi, tim berharap dapat segera membawa kabar baik kepada keluarga korban.

Baca Juga :  Perkuat Kemanunggalan, Prajurit Tuah Sakti Gelar Anjangsana dan Berbagi di Pedalaman Papua

Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di laut, terutama bagi para nelayan yang kerap menghadapi tantangan alam yang tidak terduga. Aparat dan masyarakat setempat berharap pencarian Khoirul dapat segera memberikan hasil positif. “Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban,” ungkap I Wayan Suyatna.

Dengan kerja sama lintas instansi, pencarian ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam menghadapi situasi darurat. Tim SAR gabungan tidak hanya bertugas membawa harapan bagi keluarga korban, tetapi juga memperlihatkan dedikasi dalam melindungi masyarakat dari bahaya.

( Redaksi)

Berita Terkait

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:40 WIB

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru