Jayapura,realitapapua.com – Pencarian terhadap korban kecelakaan laut (laka laut) di perairan Kepulauan Yapen terus diintensifkan. Hingga memasuki hari keenam, Selasa (30/12/2025), tim SAR gabungan masih berupaya menemukan 17 orang yang dinyatakan hilang sejak insiden yang terjadi pada 24 Desember lalu.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyatakan bahwa operasi penyelamatan ini merupakan upaya terpadu yang melibatkan berbagai pihak dan instansi terkait.
“Operasi pencarian hari ini melibatkan seluruh stakeholder, mulai dari Polres Kepulauan Yapen, Pemerintah Daerah setempat, Kantor SAR Biak, hingga Pos SAR Yapen. TNI juga turut diterjunkan dengan mengerahkan beberapa armada pesawat dan kapal (alat apung) untuk menyisir lokasi,” ujar Kombes Pol. Cahyo ,Selasa (30/12/2025)
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun pihak kepolisian, dari 21 total manifes penumpang yang mengalami musibah tersebut, 3 orang selamat 1 orang Meninggal Dunia 17 orang Dalam Pencarian
“Kita berdoa bersama-sama untuk memberikan dukungan moril kepada pihak keluarga. Kami juga berharap rekan-rekan di lapangan diberikan kelancaran agar 17 korban yang masih hilang bisa segera ditemukan dalam kondisi apa pun,” tambahnya.
Kombes Pol. Cahyo mengakui bahwa proses pencarian di lapangan tidaklah mudah. Faktor alam menjadi tantangan utama bagi tim gabungan dalam menyisir perairan Papua.
“Kendala utama yang dilaporkan adalah faktor cuaca. Dalam beberapa hari terakhir, tinggi gelombang dan cuaca buruk sangat memengaruhi mobilitas tim di wilayah Kepulauan Yapen dan Biak,” jelasnya.
Mengingat kuatnya arus laut, radius pencarian kini telah diperluas secara signifikan. Tim gabungan tidak lagi hanya berfokus di titik awal kejadian, namun sudah menyisir hingga ke wilayah perairan Sarmi.
Kombespol Cahyo mengimbau masyarakat pesisir yang melihat tanda-tanda keberadaan korban atau puing kapal untuk segera melapor ke posko terdekat guna mempercepat proses evakuasi. ( Redaksi)









