Jayapura, realitapapua.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, para pedagang hewan kurban di Kota Jayapura dihadapkan pada tantangan penurunan permintaan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya Biasanya, tiga hari menjelang Idul Adha, pembelian sapi meningkat tajam, tetapi tahun ini justru sepi peminat
Suprapto, salah satu pedagang sapi di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, mengungkapkan bahwa tren penjualan hewan kurban tahun ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu.
“Biasanya, beberapa hari sebelum Idul Adha, permintaan sapi meningkat drastis. Namun, kali ini penjualannya agak berkurang,” ujarnya.
Harga sapi yang ditawarkan *bervariasi, mulai dari Rp15 juta hingga Rp25 juta tergantung ukuran dan kondisi sapi. Meski harga masih dalam rentang wajar jumlah pembeli yang datang masih sangat sedikit.
Hingga saat ini, Suprapto baru berhasil menjual sekitar 30 ekor sapi dari total stok 60 ekor yang ia siapkan.
Belum diketahui secara pasti penyebab penurunan ini, tetapi faktor ekonomi, daya beli masyarakat, dan pola konsumsi bisa menjadi alasan utama. Selain itu, perubahan pola distribusi dan pilihan masyarakat dalam berkurban juga dapat memengaruhi tren penjualan hewan kurban di tahun ini
Para pedagang berharap dalam beberapa hari ke depan, permintaan sapi kembali meningkat, sehingga stok yang disiapkan dapat habis terjual sebelum Idul Adha ( Redaksi)









