Jayapura, realitapapua.com – Dalam sepekan ke depan, wilayah Papua diprediksi terus berada di bawah bayang-bayang cuaca penghujan, dengan intensitas curah hujan yang bervariasi antara ringan hingga lebat. Beberapa daerah seperti Kabupaten Jayapura dan Keerom bagian selatan mencatat curah hujan signifikan, sedangkan wilayah lain, seperti Kota Jayapura, menunjukkan curah hujan merata sepanjang tahun.
Prakiraan curah hujan Dasarian I April 2025 dari BMKG menunjukkan sebagian besar wilayah Papua berada dalam kategori curah hujan 0–200 mm. Kabupaten Mimika menjadi salah satu daerah dengan curah hujan tinggi hingga 200 mm, berpotensi menimbulkan genangan air dan dampak lainnya. “Gangguan atmosfer tipe Low yang aktif serta pola angin di utara Papua turut memicu peningkatan intensitas hujan,” jelas Sri Dewi, prakirawan cuaca BMKG Wilayah V Jayapura.
Hujan sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan badai guntur, diperkirakan akan melanda beberapa wilayah seperti Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen, Biak Numfor, Supiori, dan Kepulauan Yapen. Fenomena ini sebagian besar diprediksi terjadi pada malam hingga dini hari.
Kondisi geografis Papua yang dominan dengan lereng curam menjadikan wilayah ini rawan longsor, terutama saat hujan deras terjadi secara intensif atau berkepanjangan.
Untuk itu BBMKG Wilayah V, mengingatkan warga yang tinggal di perbukitan untuk waspada. Segera jauhi daerah rawan longsor ketika hujan deras melanda guna menghindari risiko
( Redaksi)









