Asmat, realitapapua.com – Pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Nusantara, Khoirul (23), yang tenggelam di perairan Asmat pada Sabtu (22/02/2025), memasuki hari ketiga tanpa hasil. Meski telah dilakukan upaya intensif oleh Tim SAR gabungan, korban masih belum ditemukan hingga Senin (24/02/2025) sore.
Koordinator Pos SAR Asmat, Wagianto, menyampaikan bahwa pencarian telah mencakup area kejadian hingga lokasi-lokasi yang dicurigai terdapat korban. *”Pencarian sudah dilakukan secara menyeluruh sesuai perhitungan arah arus air laut, namun hasilnya masih nihil,” ujarnya. Tim SAR gabungan bekerja sama dengan nelayan setempat, namun kuatnya arus laut di lokasi kejadian menjadi tantangan utama dalam proses ini.
Setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pencarian selama tiga hari, Tim SAR gabungan memutuskan untuk melanjutkan operasi dengan metode pemantauan. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan hasil pencarian sebelumnya dan kondisi di lapangan.”Tim akan terus memantau area sekitar untuk mengupayakan kemungkinan menemukan korban,”tambah Wagianto.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Aparat dan masyarakat setempat terus berharap adanya perkembangan positif dalam pencarian. Hingga kini, Tim SAR gabungan tetap menunjukkan dedikasi penuh untuk menemukan korban, meski menghadapi berbagai kendala di lapangan.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di laut, khususnya bagi para nelayan dan ABK yang menghadapi tantangan alam yang tidak terduga. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh Tim SAR gabungan dan nelayan setempat menjadi bukti solidaritas dalam menghadapi situasi darurat.( Redaksi)









