Gadis 11 Tahun Hanyut Terseret Ombak, Tim SAR Lakukan Pencarian

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika, realitapapua.com – Liburan yang seharusnya menjadi momen bahagia berubah menjadi tragedi di Perairan Kekwa, Timika, Selasa (01/04/2025). Seorang anak perempuan bernama Febriani (11) dilaporkan hanyut terseret ombak saat berenang bersama teman-temannya di pesisir pantai.

Menurut keterangan Bapak Ichal, pelapor sekaligus saksi mata, korban bersama tiga rekannya tengah berenang ketika gelombang kuat tiba-tiba menyeret mereka ke tengah laut. “Tiga rekannya berhasil diselamatkan oleh teman-teman lain yang ada di lokasi, tetapi malang bagi Febriani, ia tak sempat tertolong dan akhirnya tenggelam,” jelas Ichal.

Baca Juga :  Ciptakan Senyum di Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Hadirkan Program ‘TSAMAWA’ di SDN Kalome

Mendapati laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, segera menginstruksikan tim rescue untuk bersiap menuju lokasi kejadian. Namun, karena kondisi cuaca tidak mendukung di sore hari, pencarian harus ditunda hingga keesokan paginya. “Kami memutuskan untuk bermalam di dermaga SAR Timika dan akan melanjutkan pencarian menggunakan dua unit perahu karet pada Rabu pagi,”ungkap Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery.

Operasi pencarian ini melibatkan kolaborasi dengan potensi SAR terkait, termasuk TNI AL, Pol Air, serta keluarga korban. Harapan besar tergantung pada pencarian esok hari, dengan doa dan dukungan dari masyarakat agar Febriani dapat segera ditemukan.

Baca Juga :  Jelang Putusan Sidang Gugatan Pilkada Provinsi Papua di MK, Ratusan Personel Polda Papua Lakukan Patroli Kamtibmas

Tragedi ini menjadi pengingat betapa pentingnya kehati-hatian saat beraktivitas di laut. Seluruh tim pencarian dan masyarakat setempat terus mendoakan kekuatan bagi keluarga Febriani, yang kini tengah diliputi duka mendalam. “Kami akan berupaya maksimal untuk menemukan korban dan memberikan kepastian bagi keluarga,”tambah Charles.( Redaksi)

Berita Terkait

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:45 WIB

Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:34 WIB

Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Berita Terbaru