Yahukimo,realitapapua.com – Aparat kepolisian bergerak cepat merespons insiden kebakaran yang menghanguskan empat ruang kelas di SD YPK Metanoia, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Rabu (07/01/2026) malam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 21.00 WIT. Segera setelah menerima laporan, tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Yahukimo, BKO Brimob Polda Papua, dan Satgas Ops Damai Cartenz langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Paulus Keroman (36), yang saat itu berada di area UKS sekolah, insiden bermula dari suara ledakan keras.
“Saksi mendengar ledakan dari arah ruang kelas. Saat dicek, api sudah membesar. Saksi kemudian spontan berlari meminta pertolongan kepada guru yang tinggal di sekitar lokasi sekolah,” ujar AKBP Zet Saalino dalam keterangannya, Kamis (08/01).
Personel gabungan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 21.10 WIT. Upaya pemadaman dibantu oleh kondisi cuaca yang sedang gerimis, sehingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.50 WIT sebelum merembet ke bangunan lainnya.
Dampak Kerusakan dan Proses Penyelidikan
Meski situasi berhasil dikendalikan, empat unit ruang kelas dilaporkan ludes terbakar. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut.
Kerugian Materiil: Empat ruang kelas beserta isinya (masih dalam pendataan) Barang Bukti: Sat Reskrim telah mengamankan sampel kayu dan atap seng sisa pembakaran dari lokasi kejadian.
“Sat Reskrim sudah melakukan Olah TKP awal. Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam (lidik) untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk mencari tahu apakah ada unsur kesengajaan atau murni kecelakaan,” tegas Kapolres.
Pasca-insiden tersebut, situasi di Distrik Dekai dilaporkan tetap aman dan kondusif. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, personel gabungan meningkatkan intensitas patroli di sepanjang Jalan Seradala dan sejumlah objek vital di Yahukimo.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya terkait insiden ini.
( Redaksi)









