Dua Anak Korban Kerusuhan Yalimo Dipulangkan, Trauma Healing Berlanjut

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua melalui Rumah Sakit Bhayangkara TK III Jayapura memfasilitasi pemulangan dua anak korban kerusuhan di Kabupaten Yalimo, Asryaka dan Ativa, pada Rabu (8/10). Keduanya dipulangkan setelah dinyatakan membaik dan layak pulang oleh tim dokter yang merawat.

Sebelum dipulangkan, kedua korban menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan. Dokter bedah saraf, dr. Pauline Cristine Sajori, Sp.BS, dan dokter bedah tulang, dr. Johannes Daniel Amsamsium, Sp.OT(K) Spine, memastikan kondisi luka akibat sabetan benda tajam pada tangan, kepala, dan kaki kedua anak tersebut telah
menunjukkan pemulihan yang signifikan

“Saat pertama kali datang, kondisi korban sangat memprihatinkan, salah satunya bahkan hampir kehilangan jari tangan. Namun, berkat penanganan cepat dan pertolongan Tuhan, keduanya kini jauh lebih baik dan sudah bisa dipulangkan dengan catatan tetap menjalani kontrol lanjutan,” ujar dr. Johannes.

Baca Juga :  Tokoh Agama Papua Pdt. Yones Wenda Dukung Penindakan Tegas Terhadap KKB

Selain penanganan medis, Polda Papua juga fokus pada pemulihan mental kedua anak yang mengalami trauma berat. Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Papua, Kompol Stenly Stevanus Harjo, S.Psi., M.Psi., Psikolog., M.P.P, menyampaikan bahwa tim psikologi telah melakukan terapi trauma healing secara intensif, tiga kali dalam seminggu.

“Keduanya sempat menunjukkan ketakutan terhadap sosok laki-laki muda akibat trauma mendalam. Namun, saat ini kondisi psikologis mereka sudah jauh membaik dan mulai kembali ceria,” jelas Kompol Stenly.

Baca Juga :  Polda Papua Berduka, Hadiri Ibadah Syukur Guru Korban Kekerasan di Yahukimo

Ia menambahkan bahwa pemantauan psikologis akan terus dilakukan agar proses pemulihan berjalan sempurna.

Dalam suasana penuh haru, Ibu Rahmatia, orang tua dari korban Ativa, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Polda Papua dan RS Bhayangkara.

“Saya tidak tahu bagaimana membalas kebaikan dari Bapak Kapolda dan seluruh jajaran Polda Papua. Anak kami dirawat dengan penuh kasih, bahkan seluruh biaya pengobatan ditanggung hingga bisa pulih seperti sekarang,” ungkapnya. ( Redaksi)

Berita Terkait

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:45 WIB

Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:34 WIB

Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Berita Terbaru