Jayapura,realitapapua.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Papua terus bergerak masif memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jayapura. Terbaru, ribuan siswa SMP Negeri 1 Jayapura resmi bergabung menjadi penerima manfaat program unggulan tersebut pada Senin (12/1/2026).
Penerapan program di sekolah ini menjadi tonggak penting dalam upaya Polri mendukung penguatan kesehatan generasi muda di Bumi Cenderawasih.
Sebelum makanan sampai ke tangan siswa, kesibukan luar biasa tampak di dapur SPPG Polda Papua. Seluruh proses pengolahan makanan dilakukan dengan standar tinggi dan sangat higienis. Hal ini dilakukan demi memastikan kualitas gizi setiap porsi tetap terjaga dengan baik.
Sebelum didistribusikan, tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Papua melakukan pemeriksaan kelayakan secara menyeluruh. Langkah ini adalah prosedur wajib untuk menjamin bahwa makanan yang dikonsumsi siswa aman dan sehat.
SMP Negeri 1 Jayapura menjadi sasaran baru perluasan manfaat program ini. Tercatat sebanyak 1.158 siswa di sekolah tersebut telah mulai menikmati menu sehat secara rutin sejak 5 Januari 2026.
Irwasda Polda Papua, Kombes Pol. Jermias Rontini, menegaskan bahwa kehadiran program ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal program ini agar berjalan berkelanjutan. Tujuannya jelas, yakni membangun fondasi generasi Papua yang sehat, kuat, dan memiliki daya saing tinggi,” ujar Kombes Pol. Jermias Rontini.
Kehadiran program Makan Bergizi Gratis ini disambut dengan sukacita oleh para siswa. Richard Korwa, siswa kelas tujuh SMPN 1 Jayapura, mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya makan siang gratis ini.
“Sangat senang, makanannya enak dan bergizi. Kami jadi tidak perlu lagi jajan di luar sekolah, dan ini sangat membantu orang tua juga,” ungkap Richard.
Hingga saat ini, SPPG Polda Papua telah melayani 15 sekolah di wilayah Jayapura dengan total mencapai 3.058 siswa penerima manfaat.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan fisik siswa, tetapi juga meningkatkan konsentrasi belajar mereka di kelas. Dengan asupan gizi yang tercukupi, diharapkan visi menciptakan “Generasi Papua Unggul” dapat segera terwujud.
( Redaksi)









