Ditresnarkoba Polda Papua Tuntaskan 278 Kasus Narkotika Sepanjang 2025, 358 Tersangka Diamankan

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua mencatat penanganan 278 kasus tindak pidana narkotika sepanjang Januari hingga Desember 2025. Seluruh kasus tersebut telah diselesaikan tanpa hambatan.

Dirresnarkoba Polda Papua, Kombes Pol. Dr. Alfian, S.I.K., M.Si., mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya berhasil mengungkap 278 kasus narkotika. Dari ratusan kasus tersebut, polisi mengamankan 358 tersangka, di mana 17 orang di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Papua Nugini (PNG).

“Selama tahun 2025, kami menangani sebanyak 278 kasus narkotika dan seluruhnya telah tuntas (P-21). Dari total tersebut, jumlah tersangka yang diamankan mencapai 358 orang, termasuk 17 WNA asal PNG,” ujar Alfian di Jayapura, Selasa (06/01/2026).

Ia merinci, barang bukti yang berhasil diamankan meliputi ganja seberat 103.689 gram, sabu-sabu 805,4908 gram, Dextro sebanyak 7.168 butir, psikotropika 1.109 butir, serta minuman keras sebanyak 22.579 liter.

Baca Juga :  Gempur Barang Ilegal, Bea Cukai Jayapura Musnahkan Ribuan Rokok dan Miras Senilai Ratusan Juta

Menurut Alfian, dibandingkan tahun 2024, terjadi peningkatan kasus. Pada 2024, Ditresnarkoba Polda Papua menangani 250 kasus dengan 332 tersangka, dan seluruhnya juga berhasil diselesaikan.

“Kasus narkotika paling banyak terjadi di wilayah perkotaan dan daerah pegunungan. Untuk ganja, rata-rata berasal dari wilayah pegunungan, sedangkan sabu-sabu tersebar di kota maupun pegunungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penyalahgunaan sabu-sabu banyak ditemukan di kalangan pekerja, termasuk sopir dan pekerja tambang, dengan alasan untuk menambah stamina saat bekerja. Di wilayah tambang, transaksi narkotika bahkan kerap dilakukan dengan sistem barter menggunakan emas.

Alfian menambahkan, sebagian besar peredaran sabu-sabu masuk ke Papua melalui jalur pengiriman dari Jakarta, Makassar, dan Surabaya, baik secara langsung maupun transit. Polda Papua juga terus menjalin kerja sama dengan jasa pengiriman melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan, TNI AU Terjunkan Personel Kopasgat guna Buka Kembali Bandara di Papua

“Kami berterima kasih kepada jasa pengiriman yang selama ini kooperatif dan aktif melaporkan paket mencurigakan untuk kami tindak lanjuti,” katanya.

Sementara itu, untuk ganja, Alfian menyebut sebagian besar berasal dari Papua Nugini dan masuk melalui wilayah perbatasan darat, laut, serta sungai, termasuk di wilayah Jayapura dan Merauke.

Meski menghadapi keterbatasan operasional, Polda Papua tetap berkomitmen memberantas peredaran narkotika. Untuk kasus pengguna, pihaknya mengedepankan rehabilitasi dan pembinaan dengan berkoordinasi bersama BNN dan instansi terkait.

“Pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan polisi sendiri. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, dan instansi terkait untuk bersama-sama memerangi narkotika demi menyelamatkan generasi muda Papua,” Pungkas Kombes Alfian. (Redaksi)

Berita Terkait

Polda Papua Pastikan Situasi Kondusif Pasca-Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Diimbau Bijak Bermedia Sosial
Kapolda Papua Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan 13 Kapolres, Perkuat Kinerja Organisasi
Aksi OPM Tembak Pekerja Jalan di Tolikara: 4 Meninggal, Satgas Yonif 136/TS Evakuasi Korban
Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Pos Kalome Yonif 136/TS Gelar Anjangsana ke Rumah Warga
Aksi Penyampaian Aspirasi Berjalan Damai, Kapolresta Jayapura Kota: Aktivitas Warga Normal
Massa KNPB Gelar Aksi di Jayapura, Aparat Keamanan Pasang Barikade Ketat
4 Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak OPM
Sentuh Hati Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/TS Bagikan Baju dan Gelar Komsos di Kampung Wiringgame
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Polda Papua Pastikan Situasi Kondusif Pasca-Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Diimbau Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Kapolda Papua Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan 13 Kapolres, Perkuat Kinerja Organisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Aksi OPM Tembak Pekerja Jalan di Tolikara: 4 Meninggal, Satgas Yonif 136/TS Evakuasi Korban

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Pos Kalome Yonif 136/TS Gelar Anjangsana ke Rumah Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Aksi Penyampaian Aspirasi Berjalan Damai, Kapolresta Jayapura Kota: Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru