Pasien Rujukan dari Merauke Meninggal Dunia Setelah Alami Pendarahan di Bandara Sentani

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Seorang penumpang pesawat rujukan dari Merauke, Widerli Lanuru (34), meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Yowari Doyo Baru, Sentani, setelah sebelumnya tiba di Bandara Internasional Sentani, Kabupaten Jayapura. Rabu ( 17/12/2025)

Korban diketahui mengalami pendarahan hebat akibat pecahnya pembuluh darah pada bagian lengannya saat baru keluar dari ruang kedatangan umum bandara.

Kapolsek KP3 Bandara Sentani, Iptu Wajedi, membenarkan kejadian tragis tersebut. Ia menyatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada hari Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 11.11 WIT.

“Kami memonitor adanya salah satu penumpang rujukan dari Merauke ke Jayapura yang mengalami pendarahan hebat akibat pecahnya pembuluh darah pada bagian lengan tangan sebelah kiri hingga dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit,” ujar Iptu Wajedi.

Baca Juga :  Momen Keakraban Prajurit TNI dan Warga Distrik Kalome Saat Pembagian Pakaian Dan Sepatu Gratis

Pasien rujukan tersebut teridentifikasi bernama Widerli Lanuru, seorang pria berusia 34 tahun, dan beralamat di Kabupaten Merauke. Widerli merupakan pasien rujukan dari RS Merauke ke RS Dok II Jayapura karena menderita sakit

Pukul 10.50 WIT: Pesawat Garuda Indonesia GA 657 yang membawa pasien rujukan, Widerli Lanuru, beserta istrinya tiba di Bandara Internasional Sentani.

Sekitar Pukul 10.58 WIT: Widerli dan istrinya turun dari pesawat dan berjalan menuju ruang kedatangan umum Bandara Sentani.
Pukul 11.11 WIT: Saat Widerli didampingi istrinya baru keluar dari ruang kedatangan bandara, ia tiba-tiba terlihat mengalami pendarahan hebat di tangan kiri akibat pecahnya pembuluh darah.

Baca Juga :  Polres Sarmi Tingkatkan Keterampilan Personel dengan Latihan Dalmas

Masyarakat sekitar dan tim medis bandara segera memberikan pertolongan awal, dan Kapolsek langsung memanggil ambulans.
Pukul 11.17 WIT: Widerli dinaikkan ke atas mobil ambulans milik Karantina Kesehatan Bandara Sentani dan segera dibawa menuju RS Yowari Doyo Baru Sentani guna mendapatkan pertolongan.

Sayangnya, nyawa Widerli Lanuru tidak dapat diselamatkan. “Pada pukul 12.18 WIT, kami mendapatkan informasi bahwa pasien atas nama Widerli Lanuru telah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Rumah Sakit saat masih dalam perjalanan dari Bandar Udara Internasional menuju ke RS Yowari Doyo Baru Sentani, Kabupaten Jayapura,” tutup Iptu Wajedi. ( Redaksi)

Berita Terkait

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:40 WIB

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru