Unjuk Rasa Depan Uncen Ricuh, Empat Orang Diamankan Polisi

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com —Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan kampus Universitas Cenderawasih dilaporkan berujung ricuh pada Selasa (30/9/2025).

Kericuhan terjadi setelah sekelompok pendemo memaksa untuk berkumpul di lokasi yang dinilai mengganggu ketertiban umum.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa aksi tersebut awalnya direncanakan berlangsung tertib, namun berubah menjadi provokatif ketika peserta aksi memaksa melakukan long march dan berkumpul di lokasi yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

“Teman-teman mahasiswa yang rencanakan aksi di sini kan memaksakan untuk long march berkumpul di lingkaran Abepura Sesuai dengan komitmen awalnya namun para mahasiswa memaksa dan sangat mengganggu ketertiban,” ujar Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen.

Baca Juga :  Brimob di Pos Sinak Tak Hanya Jaga Keamanan, Beri Layanan Kesehatan Bagi Warga

Kapolresta menegaskan bahwa penyampaian aspirasi sah-sah saja, namun harus dilakukan di tempat yang tidak mengganggu aktivitas dan ketertiban masyarakat lain.

“Silakan menyampaikan aspirasi di tempat dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain. Cuma tadi ada memaksa untuk melanjutkan aksi sehingga dihentikan. Itulah terjadi ada keributan,” tambahnya.

Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen juga mengungkapkan bahwa petugas kepolisian yang bertugas mengamankan aksi sempat diserang dengan batu dan benda-benda lainnya.

“Petugas di serang juga dengan batu, dengan botol minuman bekas yang dilempar mereka yang memprovokasi situasi,” tegasnya.

Baca Juga :  TNI, Polri, dan Satgas Obvitnas Kompak Gelar Sweeping Gabungan di Mako Polsek Agimuga

Akibat kericuhan tersebut, empat orang telah diamankan oleh pihak kepolisian. “Ada empat yang di amankan polisi,” jelasnya.

Kapolresta menambahkan bahwa pihaknya menerjunkan kurang lebih 670 personel untuk melaksanakan pengamanan di beberapa titik, termasuk di Distrik Abepura dan Distrik Heram.

Mengenai pembubaran aksi, Kombes Pol Fredrickus menekankan bahwa prinsipnya ruang demokrasi untuk menyampaikan aspirasi adalah sah, namun ia menggarisbawahi pentingnya tidak mengganggu ketertiban umum.

“Prinsipnya ruang demokrasi untuk menyampaikan aspirasi itu kan sah-sah saja, tapi yang penting jangan sampai mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya, sembari mengimbau semua pihak untuk menjaga keamanan.

( Redaksi)

Berita Terkait

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:40 WIB

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru