Mimika, realitapapua.com — Suasana duka menyelimuti Distrik Jita, Kabupaten Mimika, setelah kabar meninggalnya anak Alex Patae, seorang pelajar asal Jita yang tengah menuntut ilmu di Timika, akibat kecelakaan tragis dengan truk.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian, prajurit Satgas Yonif 301/Prabu Kian Santang (PKS) Pamobvitnas PT Freeport Indonesia hadir langsung di rumah duka keluarga almarhum, Bapak Yeremias. Kunjungan anjangsana yang berlangsung pada Minggu (21/9) ini dipimpin oleh Danpos Jita, Letda Inf Naufal Ammar Muwaffaq, bersama sejumlah anggota Pos Jita.
“Kami hadir untuk mendoakan almarhum dan menguatkan keluarga. Kehadiran TNI bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut merasakan suka duka masyarakat,” ujar Letda Naufal.
Dansatgas Yonif 301/PKS, Letkol Inf Arie Tetuko, S.I.P., M.I.P., menambahkan bahwa kehadiran prajurit dalam momen duka ini merupakan wujud solidaritas dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan serta kearifan lokal.
Tradisi pemberian sembako dalam suasana duka di Papua, menurutnya, bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga simbol kebersamaan dan penghargaan terhadap budaya masyarakat setempat.
Kehadiran prajurit Kian Santang di tengah duka masyarakat Jita menjadi bukti bahwa TNI senantiasa hadir bersama rakyat, tak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam momen-momen kemanusiaan yang menyentuh hati. ( Redaksi)









