Patroli Gabungan Skala Besar Polres Keerom, Satu Pelaku Pengancaman Diamankan

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom, realitapapua.com – Polres Keerom bersama TNI dan Satpol PP menggelar patroli gabungan dan razia kendaraan skala besar di wilayah hukum Kabupaten Keerom pada Selasa (2/9/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi mobilisasi massa dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah dinamika nasional.

Patroli diawali dengan apel konsolidasi di Mako Polres Keerom yang dipimpin oleh Kasat Samapta AKP Dolfinus Rumbrapuk. Tim gabungan kemudian bergerak menyusuri rute patroli di beberapa titik rawan, termasuk Kampung Asyaman, Arso Kota, Workwana, hingga perbatasan dengan Jayapura di Kampung Yowong dan Arso VII.

Di perbatasan Keerom-Jayapura, personel gabungan melakukan razia kendaraan roda dua dan roda empat. Meskipun tidak ditemukan senjata tajam, minuman keras, narkotika, atau atribut terlarang, polisi mengamankan seorang pria yang diduga melakukan pengancaman dan tindakan asusila. Pria tersebut, yang berada di bawah pengaruh minuman keras, langsung dibawa ke Mako Polres Keerom untuk diproses lebih lanjut.

Baca Juga :  Demo Damai di Abepura, Polda Papua Apresiasi Peserta Aksi yang Jaga Kondusivitas

Kabag Ops Polres Keerom, Kompol Agus Tianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bukti komitmen TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

“Kami hadir untuk memastikan tidak ada ruang bagi pihak-pihak yang ingin mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Keerom,” tegasnya.

Baca Juga :  Polsek Heram Gelar Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri Tahun 2025

Ia menambahkan, sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif. Tujuannya adalah untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini, termasuk dampak dari aksi demonstrasi yang terjadi di daerah lain.

Di akhir pernyataannya, Kompol Agus mengimbau masyarakat Keerom untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Ia juga mendorong masyarakat untuk segera melapor ke aparat terdekat jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.

“Polres Keerom akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan masyarakat dan kami mohon dukungan serta kepercayaan dari seluruh warga,” pungkasnya.( Redaksi)

Berita Terkait

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya
Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi
Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus
Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:40 WIB

Bantu Warga di Daerah Terpencil, Satgas Yonif 136/TS Gelar Yankes Keliling di Puncak Jaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Sentuhan Humanis Satgas Ops Damai Cartenz: Bagi Seragam hingga Edukasi Literasi Digital di Sarmi

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

Soal Lakalantas Kevin Febrian, Kodam XVII/Cenderawasih Buka Suara dan Bantah Tutup-Tutupi Kasus

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:42 WIB

Hadir untuk Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Padukan Patroli dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Berita Terbaru