Direktur Reserse Narkoba Polda Papua: Tiga Kota Besar Di Indonesia Jadi Pemasok Utama Sabu di Papua

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, realitapapua.com – Sepanjang tahun 2024, tiga kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Surabaya, dan Madura, menjadi pemasok utama narkotika jenis sabu di provinsi Papua . Hal ini diungkapkan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Alfian ( Kamis (30/1)

Ia menyebut bahwa modus jaringan pelaku dari ketiga kota ini adalah melalui jasa pengiriman barang dengan memalsukan alamat pengirim dan menyamarkan barang ke dalam paket.

” Jadi para pengirim paket ini menggunakan alamat palsu dan pengirimnya juga disamarkan melalui paket,” ungkapnya

Selama tahun 2024, Polda Papua menangani 57 kasus sabu dengan 94 tersangka, dan menyita barang bukti seberat 1.451,91 gram. Sementara itu, kasus ganja mencapai 156 kasus dengan 197 tersangka, dan barang bukti yang disita mencapai berat 85.583,75 gram.

Baca Juga :  Sentuhan Hati di Puncak Jaya: Kisah Prajurit Yonif 136/TS Rajut Persaudaraan di Puncak Jaya Lewat Anjangsana

Kombes Alfian menjelaskan bahwa ganja yang masuk ke Papua rata-rata berasal dari PNG melalui jalur tikus, pelabuhan, dan darat. ” Memang ada juga ladang ganja seperti di daerah Senggi yang kami temukan akhir kemarin sudah panen. Kami hanya menemukan 4 batang yang masih tersisa dengan tinggi 3 meter, tapi sebelumnya mereka pernah panen,” tambahnya.

Baca Juga :  Tolak Pembangunan Dermaga Satrol X Jayapura, GKI Port Numbay Gelar Aksi Damai di DPR Papua

Selain itu, beberapa ladang ganja juga ditemukan di Sentani dan daerah lainnya. “Kami terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap ladang-ladang ganja yang ditemukan,” jelas Kombes Alfian.

Dengan upaya yang terus dilakukan oleh Polda Papua, diharapkan peredaran narkotika di wilayah ini dapat ditekan dan generasi muda Papua dapat terhindar dari bahaya narkoba. “Peran aktif masyarakat sangat membantu kami dalam memerangi narkotika. Kami akan terus berupaya menjaga wilayah ini dari ancaman narkoba demi masa depan generasi muda,”egas Kombes Alfian. (Redaksi)

Berita Terkait

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas
Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo
Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.
Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome
Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk
Terapkan Pendekatan Humanis, Satgas Yonif 136/TS Dekati Warga Puncak Jaya lewat Kegiatan Komsos
Konsolidasi Menuju Panggung Nasional, Partai Gema Bangsa Papua Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Sat Samapta Polresta Intensifkan Patroli Wilayah, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:53 WIB

Polresta Jayapura Kota Siagakan 1.000 Personel Antisipasi Aksi KNPB, Warga Diimbau Tetap Beraktivitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:36 WIB

Tokoh Adat Papua Max Abner Ohee Sebut PSN Peluang Emas Kesejahteraan Papua, Minta Warga Sikapi Bijak Isu Demo

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:45 WIB

Sidang Putusan Praperadilan Ditolak, Polres Keerom Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Profesional.

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:34 WIB

Tanamkan Cinta Tanah Air, Satgas Yonif 136/TS Beri Materi Wawasan Kebangsaan di SD Negeri Kalome

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:28 WIB

Diduga Hilang Kendali di Jalan Ringroad Abepura, Pengendara Motor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk

Berita Terbaru