BMKG: Sebagian Besar Wilayah Papua Masuki Puncak Musim Hujan

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,realitapapua.com – Masyarakat di wilayah Provinsi Papua diminta untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul prediksi peningkatan intensitas curah hujan selama sepekan ke depan. Berdasarkan monitoring cuaca terbaru, sebagian besar wilayah Papua kini telah memasuki puncak musim penghujan.

Prakirawan Cuaca, Arif, menjelaskan bahwa Zona Musim (ZOM) di Provinsi Papua secara resmi telah memasuki musim penghujan sejak Desember lalu. Memasuki Januari 2026, frekuensi hujan terpantau mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Fenomena Monsun Asia dan Suhu Laut
Peningkatan curah hujan ini dipicu oleh aktifnya Angin Monsun Barat atau Monsun Asia. Selain itu, kondisi suhu muka laut di perairan utara Papua menunjukkan anomali positif, yang berarti suhu air laut lebih hangat dari biasanya.

Baca Juga :  Seorang Pria Di Temukan Tak Bernyawa Dekat Kolam Polisi Olah TKP

“Kondisi ini berperan besar menambah suplai uap air yang memicu pembentukan awan hujan di wilayah kita,” ujar Arif dalam keterangannya, Selasa ( 06/01/2026)

Tidak hanya itu, aktivitas atmosfer lainnya seperti gelombang Low dan gelombang Rossby terpantau aktif di sekitar Papua. Adanya daerah belokan angin serta labilitas lokal yang kuat semakin mempercepat pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan lebat.

Berdasarkan data prakiraan cuaca, berikut adalah wilayah yang diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama satu minggu ke depan
Kota Jayapura Kabupaten Jayapura Kabupaten Keerom Kabupaten Sarmi
Dan Kabupaten Waropen

Baca Juga :  Pangdam Tutup TMMD ke-126 di Jayawijaya: Sinergi TNI-Rakyat Pacu Pembangunan Papua Pegunungan

Untuk wilayah seperti Kota Jayapura, Arif menambahkan bahwa daerah ini memiliki tipe hujan Monsunal 1, di mana hujan cenderung turun sepanjang tahun namun intensitasnya menguat pada periode ini.

Selain hujan lebat, BMKG juga mengingatkan potensi kilat/petir dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Mengingat kondisi geografis Papua yang didominasi oleh lereng-lereng curam, risiko bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor menjadi ancaman nyata.

“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah lereng gunung atau perbukitan untuk lebih berhati-hati. Segera menjauhi daerah rawan longsor apabila hujan turun dengan durasi lama atau intensitas yang sangat tinggi,” tutup Arif.( Redaksi)

Berita Terkait

Polda Papua Pastikan Situasi Kondusif Pasca-Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Diimbau Bijak Bermedia Sosial
Kapolda Papua Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan 13 Kapolres, Perkuat Kinerja Organisasi
Aksi OPM Tembak Pekerja Jalan di Tolikara: 4 Meninggal, Satgas Yonif 136/TS Evakuasi Korban
Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Pos Kalome Yonif 136/TS Gelar Anjangsana ke Rumah Warga
Aksi Penyampaian Aspirasi Berjalan Damai, Kapolresta Jayapura Kota: Aktivitas Warga Normal
Massa KNPB Gelar Aksi di Jayapura, Aparat Keamanan Pasang Barikade Ketat
4 Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak OPM
Sentuh Hati Warga Puncak Jaya, Satgas Yonif 136/TS Bagikan Baju dan Gelar Komsos di Kampung Wiringgame
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Polda Papua Pastikan Situasi Kondusif Pasca-Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Diimbau Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Kapolda Papua Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan 13 Kapolres, Perkuat Kinerja Organisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Aksi OPM Tembak Pekerja Jalan di Tolikara: 4 Meninggal, Satgas Yonif 136/TS Evakuasi Korban

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Pos Kalome Yonif 136/TS Gelar Anjangsana ke Rumah Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Aksi Penyampaian Aspirasi Berjalan Damai, Kapolresta Jayapura Kota: Aktivitas Warga Normal

Berita Terbaru