Tolikara, realitapapua.com – Aparat gabungan TNI-Polri bergerak cepat mengamankan lokasi sekaligus mengevakuasi korban pasca-aksi penyerangan dan penembakan yang menyasar para pekerja proyek jalan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wamena. Peristiwa tragis tersebut terjadi di kawasan Kali Kabur, Distrik Woniki, Kabupaten Tolikara, pada Minggu (2/8) sekitar pukul 19.30 WIT.
Merespons insiden tersebut, personel Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti bersinergi dengan Satgas Yonif 511/DY, Koramil Ilu, dan Polsek Ilu langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian. Meski harus menembus medan yang berat dan dibayang-bayangi potensi ancaman keamanan, petugas tetap bergerak demi menyelamatkan para korban.
Akibat penyerangan ini, empat orang pekerja dilaporkan meninggal dunia. Para korban tewas teridentifikasi atas nama Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Barengga (warga lokal/OAP), dan Alfonds. Sementara itu, sejumlah pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri ke arah Distrik Kanggime sebelum akhirnya dijangkau dan diamankan oleh tim gabungan.
Satgas Yonif 136/Tuah Sakti turut mengawal ketat seluruh rangkaian evakuasi hingga rampung. Sebanyak tiga jenazah dievakuasi menuju RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, dengan pengawalan langsung personel TNI demi menjamin keamanan di perjalanan. Sementara satu jenazah lainnya dievakuasi ke RSUD Tolikara untuk penanganan medis lebih lanjut.
Seluruh pekerja yang selamat kini telah dipindahkan ke tempat yang aman. Kehadiran prajurit di lapangan menjadi bukti komitmen nyata TNI-Polri dalam memberikan rasa aman, merespons situasi darurat secara profesional, serta mengedepankan aksi kemanusiaan di wilayah Papua.
Proses pengamanan dan evakuasi dilaporkan berjalan lancar tanpa ada korban dari pihak aparat keamanan, menegaskan soliditas sinergi TNI-Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah.
( Redaksi)









